Category Archives: Artikel – Referensi

Kenapa AteRa27 di Desain Tanpa Mineral ?

header post ateraAir terapi AteRa27 memiliki karakteristik unik pengobatan karena setiap tetesnya berasal dari mata air di Gunung Ciremai, Jawa Barat yang dikenal sejak lama memiliki khasiat pengobatan. Diproses menggunakan sistem Reverse Osmosis (RO) dengan tiga tahap penyaringan dalam proses produksinya menghasilkan air murni dengan kandungan mineral an-organik sangat rendah ( 0 – 3 ppm). Selanjutnya AteRa27 melalui instalasi Bio Ceramic dimana molekul air diperkuat tingkat energinya sehingga AteRa27 berfungsi mengoptimalkan proses metabolisme tubuh dan mendukung proses pemulihan sel. Dua proses inilah yang membuat AteRa27 menjadi air minum unik yang mendukung kesehatan peminumnya dan menjadi media ideal bagi terapi.

KENAPA TANPA MINERAL ?

Tumbuhan dan hewan mengubah mineral an-organik yang terkandung dalam tanah dan batuan menjadi mineral organik yang dapat diproses oleh tubuh. Oleh karena itu sangat disarankan untuk mengonsumsi sayur, buah, daging, juga susu untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan mineral. Continue reading Kenapa AteRa27 di Desain Tanpa Mineral ?

Konsumsi Air dengan pH Tinggi Bisa Merusak Struktur Lambung

Di copas dari beritasatu.com Minggu, 11 Januari 2015 | 16:58

Konsumsi Air dengan pH Tinggi Bisa Merusak Struktur Lambung

Air minum dalam kemasan.

Air minum dalam kemasan.

Jakarta – Belakangan ini banyak dijual di masyarakat air alkali dengan kandungan pH yang tinggi > 9 dalam berbagai merek.

Bila dikonsumsi secara teratur, air tersebut diklaim dapat menyeimbangkan kelebihan asam pada tubuh dan menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti stroke, asam urat, ginjal, liver, darah tinggi, kolesterol, diabetes, masalah asam lambung, kanker, tumor, menyehatkan kulit, dan lain-lain.

Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Ari Fahrial Syam, manfaat air alkali yang dibuat dengan pH basa ini sebetulnya belum evidence based atau belum teruji secara ilmiah. Jadi saran dia, sebaiknya kita tidak langsung percaya dengan berbagai macam klaim yang dijanjikan.

“Saya meragukan khasiatnya (air alkali) karena memang belum teruji secara ilmiah, apapun itu mereknya. Justru sebenarnya kita harus berhati-hati dengan zat yang ditambahkan untuk meningkatkan pH air tersebut. Kalau komponennya itu berbahaya, yang terjadi malah bisa memberikan efek samping dan membahayakan kesehatan,” kata Ari Fahrial Syam kepadaBeritasatu.com di Jakarta, Minggu (11/1).

Konsultan penyakit lambung dan pencernaan ini menegaskan, air yang terbaik tetaplah air murni yang tidak ditambahkan dengan senyawa tertentu untuk meningkatkan pH.

“pH yang tinggi tidak dapat diklaim akan memberikan khasiat tertentu. pH air murni itu sekitar 7, itu yang baik. Kalau sudah di atas 9, itu kan basa sekali dan justru bisa merusak struktur lambung. Tubuh itu kan sudah punya keseimbangan semua. Kalau kita mengubahnya, pasti akan terjadi sesuatu yang buruk. Jadi baiknya yang wajar saja lah,” kata dia.

Klaim air alkali dapat menetralkan asam lambung juga dipertanyakan Ari Fahrial. Karena sesungguhnya asal lambung itu sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk membunuh kuman dan membantu proses pencernaan.

“Air dengan pH yang baik adalah yang tidak mengubah komposisi pH asam lambung yang berkisar antara 1-2. Itu memang kita butuhkan untuk membunuh kuman dan mencerna makanan. Kalau memang sakit karena asam lambungnya berlebihan, sebaiknya ya ke dokter supaya diberi obat menetralkan asam lambung. Itu pun tidak boleh digunakan dalam jangka panjang karena bisa membahayakan fungsi lambung. Kalau sudah mencapai target ya harus diberhentikan,” jelasnya lagi.

Hal senada juga disampaikan dokter spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Titi Sekarindah. Menurutnya supaya hidup sehat, apa yang kita konsumsi harus mengikuti prinsip gizi seimbang.

“Tidak usah yang macam-macam. Untuk hidup sehat itu kita hanya perlu istirahat yang cukup, olahraga teratur, mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, banyak mengonsumsi ikan, buah dan sayur, serta jauhi stress. Tidak perlu minum air yang pH-nya tinggi, yang normal-normal saja. Yang penting cukup minum sekitar delapan gelas per hari,” tambah Titi.

Herman

pH

pH adalah tingkatan asam basa suatu larutan yang diukur dengan skala 0 s/d 14 . Tinggi rendahnya pH air sangat dipengaruhi oleh kandungan mineral lain yang terdapat dalam air. pH air standar adalah 6,5 s/d 8,5 . Air dibawah 6,5 disebut asam, sedangkan diatas 8,5 disebut basa. pH yang normal untuk berbagai peggunaan seperti :

· Air minum mineral antara 6,5 s/d 8,5
· Air minum Reverse Osmosis / Demineral antara 5,0 s/d 7,5
· Ikan hias di aquarium antara 6,5 s/d 7,5

Pengaruh pH terhadap air adalah sangat besar, untuk usaha air minum jika pH air terlalu rendah akan berasa pahit /asam, sedangkan jika terlalu tinggi maka air akan berasa tidak enak (kental/licin).Untuk ikan hias pH yang terlalu rendah atau tinggi akan menyebabkan ikan tersebut mati.
pH Tubuh manusia adalah 7, banyak ahli Kesehatan mengatakan bahwa tubuh yang ber Alkali dapat mencegah berbagai macam penyakit degeneratif, termasuk sel-sel kanker, yang dapat terbentuk dengan mudah dalam Tubuh yang bersifat Asam.
Sebab salah satu fungsi air adalah mendorong racun keluar dari dalam tubuh, sehingga Departemen Kesehatan merekomendasikan untuk pH air yang dikonsumsi adalah berkisar antara 6,5 – 8,5, Jika kita minum air dengan pH di bawah 6,5 itu adalah air yang sifatnya asam, dan hal itu adalah sangat kurang baik bagi tubuh kita. Beberapa gajala yang biasanya terjadi jika darah kita bersifat Asam, yaitu Gangguan pencernaan, mudah lelah, rasa sakit pada sendi.
Berikut ini cara untuk menaikkan pH air :
Non Kimia, air dari sumber dibiaskan ke udara air terjadi kontak dengan oksigen kemudian dialirkan ke bak terbuka. Pada dasar bak diberi kapur gamping yang masih berbentuk bongkahan dari gunung batu karang yang disimpam di dasar bak. Metode ini hanya cocok untuk menaikkan pH air sumur yang memang sudah jernih namum berkadar pH rendah. Jika air sumurnya merah (Fe tinggi) maka setelah urutan diatas harus melalui proses filter yang menggunakan pasir silika, carbon aktif.
Air dari sumber dibiaskan ke udara agar terjadi kontak dengan udara (oksigen) kemudian dialirkan ke dalam bak dan diberi kapur gamping. Untuk 1000 liter takarannya adalah 2 sendok makan.Metode ini selain menaikkan pH dari 5 menjadi 7, dapat menurunkan zat besi. Proses menaikan pH berproses memerlukan waktu yang relatif cepat sedangkan untuk proses pengendapan memerlukan waktu antara 12 sampai dengan 24 jam.
Untuk menaikkan pH air selain kapur gamping dapat pula menggunakan bahan kimia lain dengan takaran tertentu. Takaran bahan kimia dilakukan sedikit demi sedikit hungga mencapai pH yang dinginkan. Untuk mengetahui pH air dapat mengunakan pH meter .
Berikut ini cara untuk menurunkan pH air :
Dapat diturunkan dengan tawas yang sekaligus untuk proses pengendapan. Penggunaan mesin Reverse Osmosis dapat menghasilkan air murni / tanpa mineral , dapat juga menurunkan pH air dari 7 menjadi 6,5 sampai dengan 5,0.
Kadar Larutan Padat yang terkandung dalam air :
TDS (Total Dissolved Solid) atau Jumlah Total Larutan Padat yang terkandung dalam air yang kita konsumsi sebaiknya adalah dibawah dari 50ppm, dan yang terbaik adalah dibawah 10ppm. Sebab hal itu akan membantu meringankan fungsi kerja Ginjal kita yang dimana ginjal kita akan minim serta ringan kerjanya dalam menyaring Larutan Padat tersebut.
Nah sudah tahu kan pH itu apa dan efek dari pH untuk kesehatan tubuh kita. Mulai dari sekarang pelajarilah air minum yang anda konsumsi apakah sudah sesuai dengan standarnya atau belum. pH air minum yang Ideal (6,5 – 8,5) diikuti dengan TDS Air Minum yang rendah (< 50 ppm) dan Rasa Air Minum yang segar serta tidak pahit akan menghasilkan tubuh yang Sehat.
Apabila pH dalam air yang kita konsumsi sudah memenuhi syarat kesehatan, selanjutnya adalah kita juga harus memahami kandungan lain dalam air yang mungkin berbahaya bila dikonsumsi seperti pathogen atau micro organism berbahaya dalam air. Oleh karena itu disarankan untuk memastikan mendapatkan air yang steril, kita menyediakan prasarana disinfektan yang berkualitas untuk mengatasi masalah air.

pH Air Minum dan Manfaatnya

pH adalah satu metode untuk mengukur kandungan asam / basa(alkali) nilai zat tertentu, Nilai pada angka 7 adalah netral.

pH Tubuh manusia adalah 7, Banyak ahli Kesehatan mengatakan bahwa tubuh yang ber Alkali dapat mencegah berbagai macam penyakit degeneratif, termasuk sel-sel kanker, yang dapat terbentuk dengan mudah dalam Tubuh yang bersifat Asam.

Sebab salah satu fungsi air adalah mendorong keluar racun dari dalam tubuh, sehingga dari Departemen Kesehatan merekomendasikan untuk pH air yang dikonsumsi adalah berkisar antara 6,5 – 8,5, Jika kita minum air dengan pH di bawah 6,5 itu adalah air yang sifatnya asam, dan hal itu adalah sangat kurang baik bagi tubuh kita.

Beberapa gajala yang biasanya terjadi jika darah kita bersifat Asam :

– Gangguan pencernaan
– Rendahnya Energy – Mudah capai
– Sakit serta rasa sakit pada sendi,
– dan lain-lain.

Pada umumnya pH air minum hasil Mesin air minm RO adalah Rendah (<6,5) sehingga disamping rasanya timbul masam, dan itu juga kurang/tidak sehat bagi tubuh kita serta fungsi air minum menjadi Tidak Ideal.

Dengan menggabungkan pola makan yang sehat dan minum air dengan nilai TDS yang rendah serta pH yang serupa dengan nilai pH darah kita, makahal itu adalah suatu cara ideal yang dapat menyebabkan kesehatan kita lebih baik.

TDS air minum yang baik (Kadar Larutan Padat yang terkandung dalam air) :

TDS (Total Dissolved Solid) atau Jumlah Total Larutan Padat yang terkandung dalam air yang kita konsumsi sebaiknya adalah dibawah dari 50ppm, dan yang terbaik adalah dibawah 10ppm. Sebab hal itu akan membantu meringankan fungsi kerja Ginjal kita yang dimana ginjal kita akan minim serta ringan kerjanya dalam menyaring Larutan Padat tersebut.

Akan tetapi kalau hanya TDS yang rendah saja apakah itu sudah segalanya ???, oh..Tidak !, TDS hanyalah salah satu faktor dari terjadinya air yang Sehat, disamping itu masih ada banyak faktor lainnya yang menentukan apakah air itu sehat atau tidak !, jika hanya TDS saja yang menentukan Sehat dan tidaknya air minum kita, maka air hujan itu adalah baik sebab TDS air hujan adalah dibawah 005ppm.

Bahaya Rasa air minum RO yang Pahit & Efek bagi tubuh kita :

Pada umumnya rasa air RO adalah lebih Pahit dari air kemasan biasa
Rasa Pahit dari air yang kita minum akan Menstimulir Getah Empedu keluar, akibatnya akan mengganggu proses Detoksifikasi pada Lever sehingga memperberat kerjanya metabolisme pada lever.

SARAN KAMI :
pH air minum yang Ideal (6,5 – 8,5) diikuti dengan TDS Air Minum yang rendah (< 50 ppm) dan Rasa Air Minum yang amat SEGAR serta TIDAK PAHIT akan menghasilkan Tubuh yang Sehat.

 

Bahaya Air Putih Untuk Bayi

Dokter Sehat – Banyak orangtua, bahkan sebagian dokter masih meyakini bawah banyak minum air putih pada bayi sama seperti orang dewasa akan sehat dan baik. Sebagian dari mereka masih meyakini mitos tidak benar bahwa kalau bayi tidak minum air putih akan membuat ginjalnya rusak, bibir kering, lidah putih atau sulit Buang Air Besar (BAB).

Ternyata pemberian air putih bisa berdampak tidak baik pada bayi mulai hal yang ringan sampai yang berat, Pada kasus yang ringan, pemberian air putih seringkali membuat bayi minum susu ASI atau formula menjadi berkurang dan berdampak gangguan kenaikkan berat badan. Karena, air putih rasanya lebih segar dan enak bagi bayi sehingga bayi memilih air putih dan bila banyak akan mengurangi jumlah susu. Kebanyakan air pada bayi juga dapat mengakibatkan intoksikasi air atau keracunan air yang dapat berakibat kejang atau koma. Tidak pernah disadari sebenarnya kandungan air dalam ASI dan susu formula sudah lebih dari cukup atau bila takaran pembuatan susu formula sesuai anjuran.

Setelah bayi menginjak usia 6 bulan, dia harus minum 2 sampai 4 oz (60-120 cc) air dua kali sehari sampai ia mencapai usia 1 tahun. Pada usia 12 bulan, anak harus minum minimal 4 oz per hari, berdasarkan kehausan anak. Setelah sistem kekebalan tubuh telah matang sedikit, dan makanan padat sudah mulai, ASI atau susu formula masih harus menjadi minuman utama.

Secara umum, bukan ide yang baik untuk memberikan air kepada bayi anda sampai berusia 6 bulan. Sampai usia 6 bulan bayi masih akan mendapatkan semua hidrasi yang ia butuhkan dari ASI atau susu formula, meski dalam cuaca panas sekalipun. Memberikan bayi yang lebih muda dari 6 bulan terlalu banyak air dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi dalam ASI atau susu formula.

Pemberian air putih setelah usia 6 bulan pun ternyata dapat berpengaruh berkurangnya jumlah minum ASI dan susu formula, hal ini juga dapat menyebabkan perutnya merasa penuh, yang mengekang keinginannya untuk makan atau minum susu formula atau ASI. Selain itu pemberian air putih harus diwaspadai tentang kebersihan dan higienitasnya. Paparan bakteri dan bahan mineral seperti fluroide harus selalu diwaspadai pada pemberian air putih pada bayi.

Menurut American Dietetic Association (ADA) dan American Academy of Pediatrics (AAP), ASI dan susu formula bayi biasanya tak perlu air tambahan. Telah diperkirakan bahwa bayi membutuhkan 1,5 mL air atau kkal energi yang dikeluarkan untuk konsumsi yang cukup; ini rasio air-to-energi sesuai dengan yang ditemukan dalam ASI dan susu formula umum. AAP menyarankan air yang dapat ditawarkan untuk botol-makan bayi yang lebih tua dari 6 bulan, tetapi mereka mungkin lebih memilih untuk mendapatkan cairan ekstra dari menyusui lebih sering.

Bayi yang disusui biasanya tidak perlu air tambahan jika mereka makan sesuai permintaan, dalam cuaca sangat panas, bayi mungkin perlu air tambahan. Memperkenalkan bayi yang lebih tua untuk sedikit air dapat membantu mereka belajar untuk minum air untuk memuaskan kehausan, perhatian harus digunakan sehingga air tidak menggantikan energi yang dibutuhkan dan nutrisi dalam makanan. Beberapa pendapat tetap mengatakan bahwa susu formula bayi perlu minum air ketika lebih tua dan saat suhu tinggi.

Sebenarnya, kandungan air dalam susu formula dan ASI mengandung cukup air untuk, bahkan di tempat yang panas, iklim kering. Komposisi air dan dalam ASI sebenarnya sudah lebih dari cukup, saat mencampur susu formula, kandungan air akan mencukupi kebutuhan bayi bila digunakan sesuai takaran yang dianjurkan. Demikian juga dalam ASI sudah terdapat sekitar 88% air, sehingga kalapun orangtua tetap memberi air putih sebiknya hanya seteguk atau dalam beberapa sendok saja.

Rekomendasi ini tidak dimaksudkan untuk dijadikan sebagai petunjuk mutlak bahwa Anda harus menawarkan air pada bayi anda, jika Anda memutuskan untuk memberikan air pada bayi anda, silakan membatasi berapa banyak yang Anda tawarkan. Pemberian air berlebihan nantinya secara tidak disadari akan menggantikan asupan ASI atau susu formula, bayi yang minum terlalu banyak air dapat turun dengan intoksikasi air. Untuk anak-anak bawah usia 1 tahun dan terutama selama sembilan bulan pertama kehidupan – minum terlalu banyak air bisa menjadi praktik berbahaya.

ASI menyediakan semua cairan bayi sehat yang dibutuhkan, jika ibu merasa bayinya perlu mengambil air tambahan, harus dibatasi dengan dua sampai tiga ons pada satu waktu, dan harus ditawarkan hanya setelah bayi telah puas kelaparan dengan pemberian ASI atau susu formula. Bagi orang tua yang melahirkan bayi mereka di bawah usia 12 bulan mengambil pelajaran berenang, harap berhati-hati dari jumlah air yang bayi mungkin secara tidak sengaja menelan. Keracunan air juga dapat terjadi karena bayi menelan terlalu banyak air saat berenang.

Berikut ini 3 alasan mengapa air putih dilarang untuk bayi :

1.Ginjal bisa rusak
Pada bayi berusia kurang dari 6 bulan, semua organnya belum berfungsi seperti anak yang lebih besar atau orang dewasa. Organ yang langsung berhubungan dengan metabolism cairan adalah ginjal, sehingga jika bayi diberi banya air putih, maka ginjal yang belum siap menyaring cairan selain ASI bisa rusak. Ginjal bayi belum mampu mengeluarkan air dengan cepat, sehingga dapat
menyebabkan timbunan air dalam tubuh yang dapat membahayakan bayi.

2.Keracunan air
Kelebihan air diatas akan menyebabkan kandungan elektrolit dalam darah menjadi tidak seimbang, misalnya sodium (natrium). Kelebihan cairan tersebut akan melarutkan sodium dalam darah dan akan dikeluarkan tubuh, sehingga kadar sodium menjadi rendah yang dapat mempengaruhi aktivitas otak. Awalnya ditandai dengan merengek-rengek, mengantuk dan gejala penurunan kesadaran lainnya yang kadang luput dari kewaspadaan orang tua. Gejala lainnya adalah penurunan suhu tubuh, bengkak di sekitar wajah dan jika dibiarkan dapat menjadi kejang. Jika si kecil sampai mengalami kejang, kemungkinan terjadi gangguan perkembangan di masa depannya. Namun hal ini juga bergantung pada frekuensi dan durasi kejang tersebut terjadi.

3.Kebutuhan gizi tidak terpenuhi
Selain keracunan air, memberikan air putih setiap kali bayi menangis adalah salah. Bayi yang menangis tidak selalu berarti lapar. Bisa saja ia BAK (Buang Air Kecil), BAB (Buang Air Besar), kurang nyaman, sakit atau lainnya.

Bayi yang diberikan air setiap ia menangis akan menjadi kenyang sehingga keinginan bayi untuk menyusu akan menurun, akibatnya asupan gizi dalam tubuhnya menurun pula. Padahal tiga tahun pertama adalah golden period (masa keemasan) untuk pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan dan sangat bergantung pada asupan gizinya pada saat itu, oleh karena itu, bunda harus mengkonsumsi makanan yang bergizi agar kualitas ASI terjaga.

Saat terbaik untuk memperkenalkan air putih adalah saat bayi memasuki usia diatas 6 bulan, yaitu dimana MPASI (Makanan Pendamping ASI) mulai diperkenalkan. Selain itu, pada usia lebih dari 6 bulan, organ bayi lebih siap untuk mencerna makanan dan minuman selain ASI.

Selain itu, ada beberapa penelitian menyebutkan bahwa pada kasus tertentu seperti cuaca panas atau konstipasi, pemberian air pada bayi diperbolehkan. Namun, pemberian air tersebut cukup berkisar pada satu sendok makan tiap pemberiannya. Sebaiknya gunakan sendok, bukan dot atau botol guna menghindari kehilangan kontrol berapa banyak air putih yang sudah diminum bayi. Jangan sampai kebanyakan.

Berapa Banyak Air yang Harus Diminum?

Tanpa mengkonsumsi air secara cukup, tubuh dapat mudah terserang penyakit. Maka, jangan lupa untuk mengkonsumsinya minimal 8 gelas setiap hari atau sekitar minimal dua liter air. Setiap hari, sekitar dua liter air terbuang melalui kulit, paru-paru, usus, dan ginjal.

Air yang hilang ini harus diganti agar kita tidak mengalami dehidrasi. Jika Anda kekurangan air atau mengalami dehidrasi, maka beberapa tanda seperti sakit kepala, lelah, pegal, air seni yang pekat, tidak tahan terhadap panas, serta mulut dan mata yang kering akan terjadi pada tubuh Anda.

Berapa banyak air yang harus diminum setiap hari?

Bagi orang yang sehat membutuhkan minimal dua sampai dua setengah liter air sehari. Jika Anda berolahraga, maka Anda akan membutuhkan lebih banyak air. Demikian juga jika Anda tinggal di iklim panas. Bagi mereka yang mengalami obesitas, perlu minum segelas air ekstra untuk setiap kelebihan 10 kilogram dari berat badan ideal. Namun, sebaliknya bagi beberapa penderita penyakit tertentu seperti gagal jantung atau gangguan fungsi ginjal, maka beberapa dokter menyarankan untuk tidak terlalu banyak minum air. Ini pun harus dengan rekomendasi dokter ahli.

Jangan gantikan air dengan cairan lain seperti jus buah. Meski membuat tubuh sehat, jus buah mengandung kalori. Demikian juga, minuman yang mengandung gula dan susu, juga akan membuat tubuh membutuhkan banyak air untuk mencernanya. Apalagi jika Anda minum banyak minuman beralkohol atau minuman berkafein seperti kopi dan teh. Minuman-minuman ini memiliki sifat diuretik yaitu senyawa yang meningkatkan aliran seni, sehingga kita perlu minum lebih banyak air guna mengganti apa yang dikeluarkan.

Karena itu, jangan minum air ketika Anda sudah merasa haus. Ketika Anda merasa haus, maka Anda mungkin sudah mengalami dehidrasi. Karena itu, minumlah minimal 8 gelas sehari atau 2 hingga 2,5 liter per hari demi kesehatan Anda. Minumlah segelas air sekarang juga.

7 Manfaat Dahsyat Minum Air Putih Di Pagi Hari

       Air putih merupakan salah satu minuman segar dan sangat menyehatkan bagi seluruh anggota tubuh anda. Tak bisa di bayangkan, jika tubuh kekurangan cairan atau air putih dalam jangka waktu yang relatif lama. Haus merupakan salah satu respon tubuh yang membutuhkan asupan cairan dalam waktu segera. Berdasarkan faktanya, seluruh organ tubuh manusia membutuhkan cairan atau air dalam jumlah yang cukup untuk menunjang berbagai aktivitas yang dilakukan. Waktu terbaik untuk mulai mencukupi kebutuhan air putih yaitu di pagi hari. Lalu, apa saja manfaat dahsyat minum air putih di pagi hari bagi kesehatan tubuh anda…???.

      Idealnya seseorang membutuhkan 8 (delapan) gelas air putih per harinya. Ini dikarenakan, banyak sekali aktivitas yang dilakukan yang dapat menguras tenaga dan cairan yang berada di dalam tubuh. Jika kebutuhan air putih tidak terpenuhi, maka akan mengakibatkan seseorang menjadi lebih cepat capek dan kurang produktif. Pagi hari setelah bangun dari tidur merupakan waktu yang tepat untuk mulai minum air putih tersebut. Tips kesehatan kali ini akan mengulas berbagai manfaat minum air putih di pagi hari. Berikut ini 7 manfaat dahsyat minum air putih di pagi hari. :

  1. Selalu Tampil Awet Muda. Faktanya, minum air putih di pagi hari sangat efektif membuang dan membersihkan racun yang berada di darah melalui keringat dan urine. Sehingga tubuh akan lebih sehat dan segar sepanjang hari.
  2. Peremajaan Otot Dan Sel-Sel Darah Anda. Minum air putih di pagi hari bermanfaat untuk memperbaharui organ otot serta seluruh sel darah di tubuh.
  3. Penyeimbang Sistem Getah Bening. Saat sistem getah bening dapat bekerja dengan optimal, maka tubuh akan memiliki kekuatan lebih untuk melawan infeksi yang dapat menganggu kualitas kesehatan tubuh yang anda miliki.
  4. Memperlancar Buang Air Besar. Bagi seseorang yang mengalami sembelit atau susah buang air besar di pagi hari, maka sebaiknya minum air putih saat bangun tidur yang mana bertujuan untuk membantu melancarkan buang air besar tersebut.
  5. Mengontrol Berat Badan Tubuh. Berat badan yang ideal merupakan impian setiap orang. Bagi anda yang ingin menyesuaikan berat badan yang proporsional, maka mulailah mencukupi kebutuhan air putih di pagi hari.
  6. Miliki Usus Besar Yang Sehat. Usus besar merupakan salah satu organ di sistem pencernan kita. Dengan minum air putih di pagi hari. akan berdampak positif untuk kesehatan usus besar. Sehingga penyerapan nutrisi makanan dapat berjalan dengan baik pula.
  7. Organ Ginjal Yang Lebih Sehat. Mencukupi kebutuhan asupan air putih di pagi hari dapat membantu meringankan kerja organ ginjal sekaligus menjaga kesehatan organ ginjal tersebut.

Manfaat Air Putih Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Manfaat Air Putih Untuk kesehatan memang sangat banyak, air putih dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit berbahaya atau mencegah terjadinya penyakit yang tidak diinginkan. Perlu diketahui tubuh kita terdiri lebih dari 70% cairan yang mana kebutuhan akan cairan sangat tinggi. Manfaat air dalam tubuh kita tentu tidak dapat digantikan oleh apapun. Cairan ini bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi air putih yang cukup. Air Putih merupakan minuman yang paling sehat dan tidak berbahaya karena dibutuhkan setiap hari oleh tubuh kita untuk menjaga kesehatan.

Manfaat Air PutihManfaat Air Putih sangatlah banyak, jika diuraikan satu per satu mungkin tidak akan ada habisnya. Manfaat yang langsung dirasakan mungkin hanya menghilangkan haus pada saat siang atau malam hari. Namun lebih dari itu, manfaat air putih dapat bertambah banyak dan memberikan dampak yang positif terhadap kebugaran tubuh kita.

Manfaat Air Putih

Manfaat air putih untuk tubuh manusia memang tidak perlu diragukan lagi, berikut adalah beberapa manfaat air putih yang secara tidak terduga memiliki peran vital terhadap keberlangsungan hidup manusia.

  1. Penghilang Dehidrasi dan Haus
    Ini mungkin manfaat paling utama dari air putih yaitu penghilang haus, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi jika kita tidak minum air putih? tentu akan terjadi dehidrasi atau kekurangan cairan yang akan menyebabkan tubuh lemas. Minum banyak air putih akan menghilangkan dan mencegah terjadinya dehidrasi.
  2. Menjaga Keseimbangan Cairan Dalam Tubuh
    Sekitar 60 % dari tubuh manusia terdiri dari air. Minum cukup air akan mempertahankan keseimbangan cairan tubuh, yang membantu transportasi nutrisi dalam tubuh, mengatur suhu tubuh, mencerna makanan, dan masih banyak lagi.
  3. Mengkontrol Kalori dan Menurunkan Berat Badan
    Upss Apa hubungan kalori, berat badan, dan minum air putih yang banyak ? Penelitian menemukan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi air putih dengan penurunan berat badan. Apa penyebabnya? coba laih minum air sebelum makan, air akan membantu orang merasa kenyang, dan sebagai hasilnya mengkonsumsi kalori lebih sedikit yang berdampak pada penurunan berat badan.
  4. Meningkatkan Energi
    Apa yang terjadi jika anda tidak mengkonsumsi air yang cukup, terlebih saat olahraga ? efek pertama yang dirasakan tentu adalah lelah. Otot yang kekurangan air tidak akan dapat bekerja optimal yang menyebabkan terjadinya kelelahan.
  5. Membantu Mengeluarkan Racun
    Bagaimana bisa kita berkeringat atau buang air kecil tanpa bantuan air? padahal kedua proses ini adalah salah satu mekanisme tubuh dalam membantu menghilangkan racun. Air putih dapat membantu mengeluarkan cairan keringat yang mengurangi resiko batu ginjal dan infeksi saluran kemih.
  6. Membuat kulit halus dan cerah
    Minum air putih yang cukup dapat membantu melembabkan kulit, membuatnya terus segar, lembut, bercahaya dan halus. Racun dalam tubuh dapat memiliki efek yang dapat menyebabkan kulit meradang, menyebabkan pori pori tersumbat dan akhirnya akan menyebabkan jerawat. Konsumsi air ini dapat meningkatkan proses pengeluaran racun melalui keringat secara lancar yang akhirnya dapat membuat kulit halus dan cerah.
  7. Menjaga Fungsi Ginjal
    Pernah mendengar penyakit batu ginjal, gagal ginjal? penyebab utamanya adalah kekurangan cairan atau yang sering kita dengar dengan istilah kurang minum. Perlu kita ketahui, ginjal memproses 200 liter darah setiap hari, menyaring keluar limbah dan mengangkut urin ke kandung kemih. Namun, ginjal butuh cairan yang cukup untuk membersihkan apa yang tidak dibutuhkan dalam tubuh, air putih adalah kunci/senjata utamanya.
  8. Meningkatkan Produktivitas
    Minum segelas air putih dapat membantu meningkatkan fokus dan mengembalikan tenaga (menrefresh tubuh) agar kembali dapat bekerja secara normal dan tinggi.
  9. Mencegah Penuaan Dini
    Sudah menjadi rahasia umum bahwa manfaat minum air putih adalah untuk mencegah penuaan dini. Minum air putih yang banyak dapat mengeluarkan racun dalam tubuh yang dapat mengencangkan kulit mengecilkan pori pori dan akan berdampak pada penuaan dini. Tidak heran bahwa rahasia awet muda para selebritis Indonesia ataupun dunia adalah minum air putih secara teratur dan cukup.
  10. Mengembalikan Mood / Mood Booster
    Sedang stress atau tidak mood terhadap pekerjaan, masalah rumah tangga, atau dengan teman? cobalah minum segelas air putih yang dapat membantu anda mengembalikan mood dan kembali segar.
  11. Mengingkatkan Fungsi Otak
    Minum air putih minimal 2 litter satu hari dapat meningkatkan fungsi otak, air akan membantu meningkatkan konsentrasi dan kelancaran sistem saraf di otak.
  12. Mencegah dan ‘Obat’ Demam
    Anda pernah demam? nah dari pengalaman saya sendiri jika saya demam sangat jarang pergi ke dokter, yang saya lakukan adalah meminum air putih yang banyak secara rutin. Perjam usahakan minum air putih beberapa gelas, hal ini akan membuat kita sering buang air kecil dan dalam 1 dua hari demam pun turun (pengalaman saya).
  13. Melawan beberapa penyakit
    Sariawan, panas dalam, sakit tenggorokan adalah beberapa penyakit yang dapat kita bantu
  14. Meningkatkan sistem peredaran darah
    Air dapat membantu meningkatkan dan mempelancar sistem peredaran darah manusia. Konsumsi air akan membantu dalam proses transportasi dalam tubuh manusia.
  15. Mengobati sakit kepala dan Migrain
    Jika anda mengalami sakit kepala atau migrain, hal pertama yang dapat anda lakukan untuk mendapatkan bantuan adalah minum banyak air. Sakit kepala dan migrain sering disebabkan oleh dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh.

    Dalam studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Neurology, peneliti menemukan bahwa peningkatan asupan air membantu mengurangi jumlah dan intensitas sakit kepala pada peserta penelitian.

Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari

DokterSehat.Com – Air putih merupakan salah satu minuman segar dan sangat baik untuk kesehatan bagi seluruh anggota tubuh Anda. Tak bisa di bayangkan, jika tubuh kekurangan cairan atau air putih dalam jangka waktu yang relatif lama. Haus adalah salah satu respon tubuh yang membutuhkan asupan cairan dalam waktu segera. Berdasarkan faktanya, seluruh organ tubuh manusia membutuhkan cairan atau air dalam jumlah yang cukup untuk menunjang berbagai aktivitas yang dilakukan. Waktu terbaik untuk mulai mencukupi kebutuhan air putih adalah pagi hari setelah kita bangun tidur. Mengapa?

Karena pagi hari tubuh kita terbangun dari istirahat dan proses pemulihan semalaman. Namun selama itu pula kita kehilangan banyak cairan. Jadi, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi air putih begitu bangun tidur. Selain itu, masih ada sembilan manfaat di bawah ini yang perlu Anda ketahui.

1. Kulit Jadi Berkilau

Karena mengonsumsi air putih bisa membantu kita merontokkan racun di dalam tubuh, maka kulit pun jadi tidak kusam lagi. Bahkan konsumsi air putih setiap pagi setelah bangun tidur bisa membantu membersihkan racun dalam darah sehingga wajah kita bersemu cantik dan berkilau.

2. Peremajaan Otot Dan Sel-Sel Darah Anda

Minum air putih di pagi hari bermanfaat untuk memperbaharui organ otot serta seluruh sel darah di tubuh.

3. Penyeimbang Sistem Getah Bening

Saat sistem getah bening dapat bekerja dengan optimal, maka tubuh akan memiliki kekuatan lebih untuk melawan infeksi yang dapat menganggu kualitas kesehatan tubuh yang anda miliki.

4. Menyeimbangkan Sistem Limpa

Air di pagi hari bisa membantu menyeimbangkan sistem limpa. Dengan menghidrasi tubuh, bisa memaksimalkan fungsi tubuh Anda dalam seharian, menyeimbangkan cairan tubuh dan mencegah infeksi.

5. Melangsingkan Tubuh

Berat badan yang ideal merupakan impian setiap orang. Bagi anda yang ingin menyesuaikan berat badan yang proporsional, maka mulailah mencukupi kebutuhan air putih di pagi hari.

6. Membersihkan Usus

Usus besar merupakan salah satu organ di sistem pencernan kita. Dengan meminum air dalam keadaan perut kosong, kita membantu memurnikan usus kembali dan membuatnya lebih mudah menyerap nutrisi makanan yang masuk berikutnya.

7. Menambah Darah

Saat Anda merasa lemas, pusing dan anemia, ada baiknya minum air dalam jumlah yang cukup. Dengan begitu, kita bisa membantu tubuh membentuk sel darah yang baru dan membantu pembentukan sel otot.

8. Organ Ginjal Yang Lebih Sehat

Mencukupi kebutuhan asupan air putih di pagi hari dapat membantu meringankan kerja organ ginjal sekaligus menjaga kesehatan organ ginjal tersebut.

9. Memperlancar Buang Air Besar

Bagi seseorang yang mengalami sembelit atau susah air besar di pagi hari, maka sebaiknya minum air putih saat bangun tidur yang mana bertujuan untuk membantu melancarkan buang air besar.

Nah..kalau sudah membaca berbagai manfaat minum air putih ini, masih malas minum air putih? Setelah bangun tidur, daripada mengambil remote TV, lebih baik ambil segelas air putih untuk kesehatan Anda.